Postingan

ESSAI 5 CERPEN KARYA M.SHOIM ANWAR

  ESSAI CERPEN Pada essai kali ini akan menggambarkan beberapa judul cerpen karya M. Shoim Anwar, berikut ini adalah judul-judul cerpen: Sorot mata syaila, sepatu jinjit ariyani, bambi dan peremuaan berselendang baby blue, tahi lalat, dan   jangan ke istana anakku. Pada kelima cerpen tersebut memiliki tema yang hampir sama tetapi, memiliki makna yang berbeda-beda. Pada kelima cerpen tersebut sangat jelas menggambarkan bahwa banyak sekali permasalahan yang di tunjukkan hal itu nampak jelas digambarkan dari kalimat-kalimat yang digunakan oleh penulis untuk menyampaikan pesan kepada pembaca. Pada cerpen tersebut mengandung makna yang buruk dan untuk pembaca jangan sampai meniru seperti cerita tersebut untuk di aplikasikan dalam dunia nyata. Jika berani mengambil suatu tindakan maka, juga harus berani untuk menanggung resiko dari tindakan yang telah dilakukan tersebut. Dan untuk orang sekitar yang mengetahui kesalahan tersebut seharusnya bukan melindungi dengan cara yang salah. ...

Kritik & Essai Video

   Pada video mahasiswa dan mahasiswi Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, video tersebut merupakan bentuk tugas dari mata kuliah Kreativitas Sastra. Mahasiswa dan Mahasiswi membuat lypsing lagu dan mempertunjukkan isi lagu tersebut dengan reka adegan yang cukup singkat sekitar 3 menit. Lagu dalam video klip tersebut yakni judika yang berjudul Mama Papa Larang (MaPaLa).      Pada video klip tersebut, saya fokus pada pesan yang disampaikan oleh mahasiswa & mahasiswi melalui reka adegan yang singkat namun, jelas. Menurut saya, pada video klip lagu tersebut memiliki makna bahwa adanya suatu hubungan yang sedang dijalin oleh 2 insan namun, hubungan mereka tidak direstui oleh ibu dari sang perempuannya. Faktor ibunya belum bisa merestui anaknya menjalin hubungan dengan lelaki tersebut yakni ibunya sangat memahami ilmu agama sehingga, anak perempuannya tidak direstui menjalani hubungan haram / pacaran. Karena, dalam islam tidak ada pacaran, pacaran perbuatan berdo...

Kritik & Essai Puisi

   Pada puisi yang berjudul "Malu (Aku) Jadi Orang Indonesia", Karya Taufiq Ismail. Dalam puisi tersebut penulis menggambarkan bahwa ada seseorang yang malu karena menjadi warga negara Indonesia. Seorang pemuda tersebut malu menjadi warga negara Indonesia, karena sistem pemerintahan & peraturan dalam negara Indonesia yang sangat meresahkan dan tidak semestinya.     Hal ini dapat dibuktikan dari isi bait puisi tersebut yang menyatakan bahwa "di Negeriku, selingkuh birokrasi peringkatnya di dunia nomor satu," dari secuil isi bait tersebut telah menunjukkan bukti bahwa birokrasi di Indonesia telah melakukan penghianatan dan penghianatan tersebut menjadi nomor satu di dunia ini. Hal ini sungguh memalukan dan nama negara Indonesia menjadi buruk.     Jika puisi tersebut dikaitkan dengan hal yang menarik berdasarkan kenyataan tersebut, maka dapat di jabarkan sebagai berikut: 1. Para pejabat tinggi negara Indonesia sering        me...

Kritik & Essai Puisi

Puisi yang berjudul sajak palsu karya Agus R. Sarjono merupakan puisi yang cukup baik untuk dibaca & dipahami oleh setiap masyarakat khususnya bagi kaum muda / kaum milenial. Hal ini dikarenakan pada puisi tersebut memiliki makna bahwa sebagai manusia tidak boleh berbohong. Berbohong pada diri sendiri maupun membohongi orang lain, itu merupakan perilaku tercela yang harus dihentikan bukan makin dikembangkan. Pada puisi tersebut jika dikaitkan dengan kehidupan nyata di dunia ini, maka dapat diambil kesimpulan bahwa apapun jabatannya, dimana pun tempat kerjanya, dan berapapun usianya haruslah menerapkan & mempertahankan kejujuran pada situasi apapun, agar tidak menyakiti orang lain dengan adanya sebuah realita yang tidak sesuai dengan ekspektasi. Hal itu terwujud dari adanya kepalsuan yang disebarluaskan. Jadi, sebagai kaum muda / milenial haruslah bersikap baik dan jujur agar negara ini dapat menjadi negara maju yang menghasilkan generasi terbaik dari yang terbaik. Dian Dikatika...

Kritik Puisi

Dalam puisi berjudul Di Bawah Selimut Kedamaian Palsu karya wiji thukul memiliki makna yang berkaitan dengan dunia nyata, makna tersebut yakni sebagai pemimpin harus bersikap adil kepada masyarakat dan sebagai rakyat harus cerdas dalam menyikapi kebijakan pemerintah. Berikut ini puisi penulis buat sebagai bentuk kritik pada puisi karya wiji thukul: Sang Pemimpin karya: tika Sang pemimpin laksana mentari bagi kehidupan Sang pemimpin haruslah adil Sang pemimpin haruslah bijaksana Sang pemimpin bersikaplah merakyat! Wahai sang pemimpin hentikan kelicikanmu Rakyatmu kau bodohi Rakyatmu kau tipu Rakyatmu kau permainkan Wahai sang pemimpin, ingatlah hidup di dunia hanya sesaat kehidupan abadi hanyalah di akhirat Hentikan sifat burukmu Cepatlah sadar bahwa karma itu ada Wahai sang pemimpin satu pesan untukmu Semoga akal sehat segera menyadarkanmu Dian Dikatika Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Kritik Puisi

Puisi yang berjudul idul fitri karya sutardji calzoum bachri merupakan puisi yang berisi mengenai keagamaan, yakni agama islam. Dalam puisi tersebut menjelaskan keindahan idul fitri. Selain itu, dijelaskan bahwa seseorang yang begitu buruk sikapnya yakni sering bermaksiat seperti minum-minuman keras, namun seseorang itu kini telah berada di jalan yang benar yakni melaksanakan perintah Allah & menjauhi larangan Allah. Seseorang yang buruk itu telah berubah menjadi pribadi yang lebih baik lagi, hal ini karena ia telah mendapatkan hidayah ramadan, sehingga saat idul fitri ia telah berubah menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya. Dari puisi tersebut tentunya memiliki makna untuk kehidupan para manusia di dunia nyata ini, makna tersebut yakni agar para manusia yang masih diberi kesempatan hidup di dunia ini, supaya berperilaku yang baik agar selamat dari panasnya api neraka. jangan lupa untuk selalu melaksanakan perintah Allah & menjauhi larangan Allah agar selamat hidup di ...

Kritik & Essai Puisi Mashuri

 Kritik & Essai Puisi  Puisi karya Mashuri yang berjudul Hantu Kolam, Hantu Musim, dan Hantu Dermaga memiliki makna berbeda-beda walaupun pengarangnya sama. Yang pertama yakni puisi yang berjudul Hantu Kolam, pada puisi tersebut memiliki 15 baris dan 4 bait. Pada puisi tersebut memiliki makna yakni pada bait 1 bermakna bahwa ada seseorang yang melihat seorang tentara yang sedang berlari dan seseorang tersebut menatap tentara dengan ekspresi wajah ketakutan. Hal ini menunjukkan bahwa adanya suatu masalah pada daerah seseorang tersebut hingga ia ketakutan saat melihat tentara.  Pada bait ke-2  memiliki makna yakni seseorang saat di masa lalunya memiliki kejadian yang sangat buruk dan luka yang begitu parah hingga saat mengingat masa itu ia begitu sakit. Pada bait ke-3 memiliki makna bahwa sepi membuat ia semakin sedih karena luka di masa lalunya yang tak bisa terobati dan membuat ia semakin terpuruk. Pada bait ke-4  memiliki makna bahwa sangat berat jika b...

Kritik & Essai Cerpen

 Kritik & Essai Cerpen Pada cerpen yang berjudul Sulastri dan Empat Lelaki, Karya M. Shoim Anwar. Pada cerpen ini memiliki beberapa paragraf dan dalam cerpen ini memiliki berbagai makna dan masalah yang berkaitan dengan kehidupan nyata. Beberapa masalah yang berkaitan dengan kehidupan nyata akan dijabarkan. Yang pertama yakni ideologi, politik, sosial, ekonomi, budaya, dan religi. Pertama akan dijabarkan mengenai masalah ideologi, berdasarkan cerpen tersebut jika dikaitkan dengan kehidupan nyata, bahwa dalam cerpen tersebut menceritakan tentang kehidupan sepasang suami istri dan anak-anaknya yang mengalami kesulitan ekonomi. Sang istri pun hingga berbuat nekad dengan pergi ke negara lain, namun ia pergi ke negara lain dengan cara yang tidak baik, dikatakan tidak baik karena ia tidak mematuhi peraturan negara saat berpergian ke negara lain. Jadi, sang istri pergi ke negara lain secara illegal karena tidak memiliki surat-surat. Termasuk dalam permasalahan ideologi yang berkaita...

Mengkritik dalam Bentuk Essai Cerpen

Pada cerpen yang berjudul di Jalan Jabal Al Kabaah karya M. Shoim Anwar memiliki beberapa paragraf & isi dari cerpen tersebut memililki makna yang sangat menarik mengenai kehidupan nyata. Pada cerpen tersebut dikisahkan seorang pemimpin yakni lurah di desa pengemis dan istrinya sedang melaksanakan ibadah di tanah suci yakni umroh maupun haji. namun,  pada saat sedang melaksanakan ibadah di Masjidil Haram ia merasa ibah dengan sekelompok anak kecil yang sedang bekerja menjadi pengemis untuk dapat bertahan hidup, karena rasa ibahnya tersebut pak tilah pun memberikan uang kepada anak-anak yang mengemis tersebut. Beberapa saat kemudian, pak tilah pun mempergoki bahwa anak-anak yang mengemis tersebut dipekerjakan oleh seorang perempuan bercadar hitam & fatalnya adalah ia telah membohongi semua orang. Kebohongan tersebut berupa tangan-tangan anak itu menjadi buntung padahal sebenarnya mereka normal tidak cacat. Mengetahui hal tersebut pak tilah pun bertindak tegas bahwa jangan pe...

Mengkaji Cerpen

Cerpen yang berjudul Tahi Lalat karya M. Shoim Anwar, memiliki beberapa paragraf. Pada cerpen ini menceritakan tentang beberapa hal; yang pertama yakni mengenai tahi lalat di dada istri lurah & yang kedua yakni istri lurah yang memiliki hubungan khusus dengan orang lain. Menurut pemikiran saya bahwa saat ingin menjabat  sebagai pejabat desa harus yang amanah & tidak berdusta kepada masyarakatnya karena itu merupakan kegiatan tercela yang tidak mencerminkan sebagai seorang pemimpin. Jika, ingin mempertahankan jabatan yang dimiliki pun harus memiliki riwayat memimpin yang terbuka & tidak ada dusta. Agar desa tersebut berkembang lebih baik lagi. Saat menjadi istri pejabat desa pun juga wajib mencerminkan perilaku terpuji, karena istri pejabat/pemimpin juga menjadi contoh perilaku masyarakatnya. Perbuatan tercela istri lurah tersebut tidak layak untuk di contoh. karena, ia adalah perempuan penghianat. Disebut penghianat karena, ia telah memiliki hubungan khusus dengan lelak...

Mengkaji Cerpen

Cerpen dengan judul "Sisik Naga di Jari Manis Gus Usup", penulis M. Shoim Anwar. Pada cerpen ini terdiri dari beberapa paragraf. Cerpen tersebut memiliki tema yakni tentang cara untuk mendapatkan kemenangan & bersikap yang baik saat di dunia. Tokoh utama dalam cerpen tersebut yakni Gus usup. Gus usup seseorang yang sederhana dalam hidupnya, selain sederhana gus usup juga sosok yang baik hati dan santai. hal itu terbukti bahwa saat sedang bermain kartu remi dengan teman-temannya ia berbaik hati untuk memberikan uangnya kepada teman yang saat bermain mengalami kekalahan. selain itu, gus usup juga orang yang senang bercanda hal itu terbukti bahwa gus usup mengatakan siapapun yang memegang akik sisik naga maka orang yang memegang tersebut tidak bisa buang air kecil & berak. Pada kandungan isi cerpen ini juga memiliki makna yang berkaitan dengan kehidupan nyata. hal itu ditunjukkan dengan bahwa gus mus seseorang yang baik hati & rajin beribadah. hal tersebut tentu berk...

Mengkaji Puisi

Puisi  "Ulama Abiyasa Tak Pernah Minta Jatah" Karya: M.Shoim Anwar Pada puisi ini memilik 4 bait. Bait 1 memiliki 8 baris, Bait 2 memiliki 6 baris, Bait 3 memiliki 7 baris, bait 4 memiliki 9 baris.  Pada bait 1 memiliki makna bahwa seseorang yang tidak memiliki jabatan, tetapi ia memiliki akhlak yang baik dan patut untuk ditiru.  pada bait 1 jika dikaitkan dengan kehidupan nyata yakni seperti seorang karyawan yang memiliki prinsip yang tak bisa digoyahkan, bahwa ia tidak akan pernah melakukan pencitraan kepada pimpinannya hanya untuk mendapatkan jabatan yang di dambakan oleh orang-orang. Pada bait 2 memiliki makna bahwa ketika ulama abiyasa mendapat pesan, maka ia akan melaksanakan pesan itu setulus hati. setiap hal yang ia lakukan menjadi contoh & ia tetap memiliki harga diri & kehormatan. Pada bait 2 jika dikaitkan dengan kehidupan nyata yakni saat seorang karyawan diberi tugas oleh pemimpin untuk melaksanakan sebuah projek, maka karyawan tersebut mengerjakan pr...

KRITIK: MENELAAH PUISI

    Pada puisi yang berjudul Ulama Durna Ngesot Ke Istana karya M.Shoim Anwar memiliki 4 bait. Pada bait ke-1 terdapat 7 baris, bait ke-2 terdapat 8 baris, bait ke-3 terdapat 10 baris, dan bait ke-4 terdapat 12 baris. Pada setiap baris memiliki kata yang bermakna berkaitan dengan kehidupan nyata saat ini. Berikut ini penjabaran makna pada setiap baris puisi Ulama Durna Ngesot Ke Istana :  ♧ Pada bait ke-1 terdapat 7 baris dan setiap       kata pada baris tersebut memiliki makna;      ¤Pada baris 2 hingga 3 memiliki makna             bahwa dunia ini seperti panggung                   sandiwara dan manusia memerankan             perannya masing-masing. Orang-orang           yang memiliki kekuasaan pun bersikap           rendahan hanya untuk mendapatkan  ...

Kritik Dalam Bentuk Essay

Puisi                "Dursasana Peliharaan Istana"                      Oleh: M.Shoim Anwar Dalam setiap karya sastra, tentunya pengarang maupun penulis menampakkan makna yang berkaitan dengan kehidupan nyata. Contohnya dalam isi puisi yang berjudul "Dursasana Peliharaan Istana", ini pengarang memberikan makna dalam karyanya tersebut. makna yang pertama yakni sebagai bawahan / anak buah harus bersikap sewajarnya kepada pemimpin, bukan dengan bersikap berlebihan hanya untuk mendapatkan penilaian terbaik di mata pemimpin. makna yang kedua yakni dalam melaksanakan pekerjaan harus dengan baik dan benar. makna yang ketiga yakni saat menjadi pemimpin haruslah bijaksana dan tegas dalam mengambil keputusan. Dalam puisi tersebut nampak jelas bahwa raja dan pejabat istana tidak mampu dalam menyelesaikan masalah dalam istana tersebut. sehingga, raja menyewa Dursasana untuk menenggelamkan kawula. namun, s...